Archive for February, 2009

Jaman Batu

Suatu sore di kampus MILAN.

Septo : Jadi apa tema buat foto angkatan kita?
Sita : Bagaimana kalo temanya tempo jaman dulu.

Penyakit Destian sukses mewabah.

Sumatera

Di tukang jualan mi ayam.

Dhrest : Eh. Sit, ada lowongan Chevron..
Sita : Ditempatkan di mana?
Dhrest : Jawa Barat, Riau, Sumatera..

Mencari Riau yang tidak ada di Sumatera.

The Curse

Pada suatu sore di sebuah kos, yang sebenarnya kalo dilihat-lihat, sudah tidak berbentuk seperti kamar kos lagi, berkumpul Angga, Destian, dan Yani….
Destian : Eh, dah pernah nonton film.. mmm.. apa tu??… “The Curse…” apa, lupa gw…
Yani : film apaan??
Angga : ohh, Pirates of Carribean??
Destian : bukan..
Angga : trus apaan??
Destian : itu lho yang aktornya Brad Pitt
Yani : heh?? yang mana?
Destian : itu lho, yang pas lahir tua banget, tapi tambah umurnya malah tambah muda…

Angga dan Yani : masih tidak percaya kalo judul film nya sudah berubah menjadi “The Curse of Benjamin Button”

Wisuda Februari 2009

Yah..

1. Difla Yustisia Q, S.Kom
2. Kemas M. Shiddiqie, S.Kom
3. Kresna Bagus P, S.Kom
4. Dhrestantyo Hendra K, S.Kom
5. Joni Ero, S.Kom
6. Devita Nataly, S.Kom
7. Pingkan Matindas, S.Kom
8. Nurdi Dwianto W, S.Kom
9. Prabowo Murti S, S.Kom

Mereka lulus juga.

Info Lowongan Pekerjaan

Numpang pengumuman, tadi malem ketemu temen SMP di fesbuk, temen saya ini, mas dhita namanya, bekerja di PT SIER di Tangerang, dan perusahaannya membutuhkan 2 orang lulusan ilmu komputer, bagi temen2 yang berminat bisa hubungi saya, nanti saya bantu hubungkan sama mas dhita. Semoga bermanfaat!! :-D

Istri Sendiri Diperkosa

Suatu sore selepas KRS-an di Himakom.

Jon : Kae Wiwid Dorna.
Pepe : Kok bisa?
Jon : Haji tapi penipu.
Wiwid : Kae Jon Sengkuni. Patih tapi binal.
Yani : Kalo itu siapa? Yang memperkosa istrinya..

Turut berduka cita untuk calon istri Yani yang bakalan sering diperkosa.

Tidak Percaya

RS Sarjito.

Bu Dokter : Loh, kenapa ini mas?
Pepe : Sundulan pas maen sepakbola Dok.
Bu Dokter : Ah.. Nggak mungkin..

Tampang serupa preman sepantasnya luka karena tawuran.

Gitar Spanyol

Himakom suatu sore.

Wiwid : Bodimu Sep..
Septo : …
Wiwid : Bagai gitar spanyol, tapi tampak samping.

Gitar spanyol ukuran standar.

Tips Mudah KRS Manual

Berikut ini akan disampaikan tips dan trik untuk cepat dan mudah ber-KRS ria secara manual. Sebenarnya tulisan ini sudah agak out of date. Sudah semester 10 masih berkutat dengan kuliah? Kemane aje lu? Kebanyakan futsal? Keseringan Dota? Atau masih betah dan cinta kampus?

Toh tidak ada salahnya artikel ini dimuat karena memang kenyataannya saat ini lebih dari 50% populasi warga Ilmu Komputer UGM 2004 masih eksis di kampus, setidaknya untuk saat-saat tertentu, yakni ujian tengah semester, ujian akhir dan saat bayaran kuliah berikut pengurusan KRS. Kalau tidak percaya lihatlah di Himakom yang hampir tiap hari diisi oleh segelintir warga Ilmu Komputer UGM 2004 yang tidak tau malu. Yang sedikit tau malu biasanya nongkrong di perpustakaan atau lab. Dan yang tau malu lebih memilih menghabiskan waktunya di rumah, mengerjakan skripsi tentunya.

Kembali lagi ke permasalahan awal mengenai KRSan. Sejak jaman KRS online dilakukan di kampus melalui beberapa onggok komputer di MIPA UTARA yang diisi sebuah program berbasis Pascal yang naudzubillahimindzalik hingga kini KRS online bisa dilakukan melalui portal akademika UGM, masih ada saja KRS yang dilakukan secara manual. Yaitu dengan mengambil blangko KRS di bagian pengajaran, setelah itu harus diisi sesuai dengan mata kuliah yang diambil, selanjutnya mencari dosen pembimbing untuk mencari tandatangan dan akhirnya kembali lagi ke bagian pengajaran untuk mengembalikan blangko-blangko tertentu. Jika kondisi lancar dan memungkinkan tanpa hambatan, proses KRS secara manual ini bisa selesai dalam satu hari. Akan tetapi bagaimana jika sang dosen pembimbing sedang mancing atau badminton sampai batas waktu yang belum ditentukan? Urusannya bisa berabe. Mentok-mentoknya jika sudah dalam kondisi kepepet siapapun dosennya, apapun makanannya minumnya teh botol sosro. Eh maksudnya setiap dosen bisa dijadikan pengganti dosen pembimbing.

Proses yang ribetnya seribet rambut Destian ini tentunya sangat tidak efektif dan efisien mengingat sudah ada KRS online. Bukankah nantinya justru terjadi reduplikasi data yang membuat database kurang optimal yang mengakibatkan biaya pemrosesan menjadi lebih mahal dan akhirnya dibebankan pada mahasiswa sendiri. Belum lagi waktu yang dibutuhkan akan mengurangi waktu liburan, terutama bagi perantau-perantau dari kampung seberang Jawa yang sudah kebelet pengin mengunjungi emak?

Sekiranya sudah cukup penjelasan mengenai betapa pentingnya artikel ini dibuat.

Sekarang mulai dibahas dengan panjang lebar tips dan trik agar KRS manual bisa dilakukan dengan mudah. Siapkan kopi bagi peminum, rokok bagi ahli hisab dan bantal bagi tukang tidur karena yang akan dijelaskan di sini bukanlah sesuatu yang mudah untuk segera dimengerti, butuh konsentrasi tinggi dan pemahaman kelas wahid.

Begini tipsnya.
1. Cari teman yang baik hati dan titipkan segala urusan tetek bengek KRS padanya.
2. Selesai.

22

Sholat Dzuhur di Mushola MILAN.

Indra : Wid, imam!
Wiwid : Yang tua lah..
Kresna : Kamu Ziz!
Aziz : Ora, ora iso.. Koh Lim..
Kresna : Umurmu kan 22… juta tahun

Tidak perlu dilanjutkan..

Next Page »


Masukkan email Anda, dan dijamin Anda bakal mendapatkan notifikasi apabila ada tulisan terbaru.

Join 13 other followers

Yang Kurang Kerjaan

Marvine on Reborn
joesatch yang legend… on K3-Baskom 2012
thecupuradz on K3-Baskom 2012
Ical Ilkom 2012 on K3-Baskom 2012
af1a on Reborn

Yang Pernah Dipoto

ilkomp04-7

ilkomp04-6

ilkomp04-1

ilkomp04-3

ilkomp04-8

More Photos

Yang Pernah Tercatat


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.