Di jaman seperti ini, susah cari kerja. Tidak peduli bagaimana latar belakang anda, lulusan SMA, diploma maupun sarjana, semua pasti akan menghadapi kerasnya persaingan mencari kerja. Skill dan kemampuan bukanlah yang paling utama, keberuntungan di atas segalanya.
Dan beruntunglah kita semua pernah atau sedang kuliah di Ilmu Komputer UGM karena di Ilmu Komputer UGM kita dididik untuk meningkatkan kemampuan mendapatkan keberuntungan. Bagaimana bisa?
Kuliah dengan sistem penilaian kocokan yang dilakukan oleh beberapa oknum dosen (kebenarannya masih diragukan, kita tunggu saja dosen melakukan klarifikasi) setidaknya telah menggembleng kita untuk mengandalkan keberuntungan dalam mendapatkan nilai yg bagus.
Dan jika telah berhasil menyandang gelar S.Kom maka sudah ditasbihkan anda bakalan beruntung. Untuk selanjutnya, kita tidak perlu mencari kerja karena keberuntungan yang menyertai kita. Pekerjaan yang akan datang mengantre pada kita.
Kok bisa?
Mari kita ambil Pepe sebagai studi kasusnya.
Sebelum lulus saja, Pepe pernah ditawari kerja. Yang pertama, dulu waktu awal kuliah, Pepe yang punya tubuh atletis ini sempat ditawari kerja saat sedang beristirahat di salah satu masjid di selatan pasar Beringharjo. Kerjanya gampang, mendapatkan kepuasan dengan gaji yang lumayan. Bisa full time atau paruh waktu. Sesukanya. Eh sayang si empunya nama menolaknya. Perbuatan nista penuh dosa. Uang haram dan hukumannya rajam.
Yang kedua, Pepe ini pernah ditawari kerja saat berada di kereta dalam perjalanan Jogja-Jakarta. Kerjanya tidak semudah yang pertama. Tapi insaoloh halal. Cukup stand by di Ancol menunggui dagangan, berupa kacamata. Eh sayang, dia pun menolaknya.
Yang terakhir, yang paling gress terjadi beberapa waktu lalu saat Pepe telah berhasil menyandang gelar sarjananya.
Mas-mas yang menawarkan kerja (M) : Masnya masih sekolah?
Pepe (P) : Nggak mas, kuliah.
M : Sudah lulus Mas?
P : Sudah mas.
M : Sudah kerja Mas?
P : Belum Mas, masih nunggu panggilan.
M : Ya sudah, ini Mas, kartu nama saya kalau berminat kerja.
Mas M memberikan kartu nama.
M : Nanti jangan lupa hubungi saya Mas. Ngomong-ngomong Mas nya lulusan mana?
P : Ilmu komputer UGM Mas.
Diucapkan dengan penekanan pada kata UGM.
M : Ooo, ya sudah kalau berminat jangan lupa hubungi saya mas.
Mas M adalah seorang sales blue gas yang kebetulan sedang dinas di kawasan Mojosongo.
*tidak ada maksud menghina pekerjaan apapun, selama halal dan tidak merugikan orang lain, pekerjaan apapun sah-sah saja.





Pepe, sabar ya..
mo gimana lagi, muka mu udah gitu sih….
Jangan digeneralisir kalo penilaian itu cuma kocokan lah.. Kasian yang udah belajar mati2an buat naikin IPK..
@ bo
tapi beneran lho bo…
salah satu oknum dosen yang seumuran saya memang pernah ngaku dosa ke saya kalo beliau melakukan kocok2 pas lagi males ngoreksi hasil ujian mahasiswanya
Wah.. Saya benar2 beruntung..