Seandainya..

Kali ini akan dilaporkan kedipan mata mengenai kisah seorang lelaki di Ilmu Komputer UGM 2004 yang menemukan harta karun. Jangan protes dulu, manusia itu hidup dari mimpi dan impian. Apalagi warga Ilmu Komputer UGM 2004 yang sering bermimpi, meskipun mimpinya jorok dan sering direncanakan dan dikonspirasikan dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk membuat rangsangan-rangsangan bejat dan laknat. Ya Tuhan, ampunilah dosa mereka. Buat yang sering sholat tahajud, yang sering kebaktian di gereja, sembahyang di pura, ataupun metode beribadah yang lain, tolong doakan teman-teman kita yang salah jalur ini. Ini hanya sebagian kecil oknum di Ilmu Komputer UGM 2004. Dan hanya sebagian kecil lagi yang berada di jalan yang benar.

Alkisah suatu hari yang tentram di kawasan Pogung, suatu kampung di utara kampus UGM tercinta, tinggallah seorang lelaki yang sering menderita karena cinta. Demi kebaikan bersama mari kita samarkan namanya. Sebut saja dia DIDIT (22). Jenis kelaminnya bisa menyesuaikan, tergantung situasi dan kondisi. Yang pasti selalu tampil all out jika diperlukan. Keahliannya berperan sebagai banci. Jangan ragukan totalitas aktingnya, Dian Sastro kalah cantik dan ciamik (bagi yang matanya sedang kelilipan).

Suatu ketika, di pagi hari yang cerah, Didit masih tidur dengan nyenyak. Pagi baginya adalah saat-saat dimana bayangan matahari sudah sepenggalah. Di depan rumah, sudah nampak Angga, Septo, Sympati, Wiwid dan Yani. Berniat apel pagi, sembari berharap mendapatkan secangkir kopi. Angota keluarga Didit user friendly dan user interface, tapi tidak berlaku bagi yang bersangkutan.

Didit : Gembus! Gembel! Mbok yo nduwe aturan sithik!

Dibalas dengan pamer gusi dan jemur gigi oleh tamu-tamu yang datang dan tanpa merasa bersalah segera mengakusisi kamar Didit. Yani dan Wiwid bermain PES sedangkan Angga, Septo dan Sympati main hom pim pah. Didit memilih mandi setelah menyiapkan sesajen berupa makanan dan minuman yang kelewat ringan. Satu botol air minum untuk lima orang dengan nafsu minum seperti unta. Ethiopia saja lewat.

Seselesainya mandi, Didit mencari kostum di lemari pakaian. Berhubung hari ini tidak ada jadwal manggung dia tidak memikirkan kostum apa yang pantas dipakainya.

Didit : Masyaalloh!!
Angga : Subhanalloh, Didit bilang Masyaalloh
Septo : Allahuakbar, Didit bisa bilang Masyaalloh dan Septo bilang Subhanalloh
Wiwid : Alhamdulillah, Didit bisa bilang Masyaalloh, Septo bisa bilang Subhanalloh dan Angga bilang Allahuakbar.
Sympati dan Yani : Kejadian langka! Perlu dicatat dalam sejarah!!

Sebelumnya jangankan mengucapkan kata-kata toyyibah, untuk berkata baik saja lidah mereka kelu minta ampun. Otot-otot lidah perlu dilemaskan, dipijit semalam suntuk. Ada kejadian apakah gerangan yang menyebabkan kejadian langka ini terjadi?

Didit : Cah, permata!! Permata! Dua biji, segede menhir! Saya… kaya!!!
Wiwid : Ah itu hanya perasaanmu saja D!
Didit : Lihat! Lihatlah!
Yani : Ya ya.. Trus mau diapakan kedua permata itu??

Yani dan Wiwid masih berkonsentrasi pada game PES di komputer, sedangkan Angga, Septo dan Sympati ganti bermain cublak-cublak suweng dengan posisi membelakangi Didit, sengaja tidak memperhatikan. Orang seperti Didit ini memang sering ditengarai mengidap schizophrenia. Bayangkan saja kalau Dian Sastro dianggap kalah cantik dengan Nirina, tidak bisa dinalar dengan akal sehat, bisanya dinalar dengan akal Didit.

Didit sejenak menenangkan diri.

Didit : Ya Alloh. Permata.. Permata ini…
Yani : Mau diapain Dit?

Yani nampak antusias, namun matanya tidak berpaling dari monitor komputer.

Didit : Yang pertama dan paling utama, sebagian dari harta yang kita miliki sebagiannya adalah milik orang-orang yang kurang mampu. Maka akan saya zakatkan harta saya sebesar 2,5% kepada fakir miskin. Berhubung saya masih miskin maka zakat itu akan saya serahkan kepada diri saya sendiri.
Kemudian satu permata akan disimpan dengan baik, kalian tidak perlu tau dimana saya menyimpannya. Permata sisanya akan saya pecah-pecah. Satu bagian besar untuk membeli Google dan Microsoft.
Angga : Wah, jadi sekarang kamu menggajiku Dit?
Didit : Oh tidak Ngga, khusus untuk kamu akan saya berikan perusahaan sendiri. Kamu tidak perlu kerja keras bagai kuda, dicambuk dan didera oleh Mister Bill Pagar. Kalau perlu apa kamu mau jadi atasan Mister Bill?
Septo : Kalau aku Dit?
Didit : Wah, ini.. Untuk mempertahankan kelangsungan hidup kita sebagai ahli hisab saya akan memecah permata yang sisa untuk membeli Google dan Microsoft tadi ke dalam pecahan kecil dan akan dibungkus dalam bentuk permen. Kemudian diselipkan ke dalam bungkus rokok. Lihat, bagaimana saya menghargai rekan-rekan senasib sepenanggungan, se-Star Mild dan se-Djarum Tuju Enam.
Septo : Jangan lupa, keyboard yang kamu ambil tu diganti!
Didit : Santai, tak ganti. Kalau perlu yang wireless sekalian.
Wiwid : Jatahku D?
Didit : Moh, tidak ada buatmu. Penggorenganmu masih bisa digunakan!
Sympati : Trus kerjamu apa Dit?
Didit : Saya mau jadi PNS. Tapi PNS yang merangkap sebagai pemilik dua menhir permata. Saya tidak perlu kerja, PNS hanya sebagai status saja. Tiap sore saya menunggu istri saya pulang dari kerja, di teras rumah ditemani secangkir kopi dan pisang goreng hangat yang disediakan oleh istri saya yang lain.
Dan setelah pulang, saya tinggal bilang “Nduk..” sambil memberikan kode-kode tertentu untuk melakukan ritual sepulang kerja.
Terus seandainya kalian datang….

Dian, hidup menderita karena terpaksa menjadi adik Didit masuk ke kamar.

Dian : Mas, Mas Didit! Bangun, masa’ jam segini masih tidur. Tu temen-temenmu pada dateng.
Didit : Gembus! Gembel! Ngganggu mimpiku!!

Advertisements

0 Responses to “Seandainya..”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s




Masukkan email Anda, dan dijamin Anda bakal mendapatkan notifikasi apabila ada tulisan terbaru.

Join 14 other followers

Yang Pernah Dipoto

Advertisements

%d bloggers like this: